Waspadai 4 Bahaya Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Ketika seorang wanita memasuki masa kehamilan maka bisa dibilang segala hal akan menjadi tidak sama lagi. Banyak hal yang mesti diwaspadai demi keselamatan buah hatinya. Salah satu yang mesti diwaspadai adalah tekanan darah yang dialami oleh ibu hamil. Kenapa begitu? Berikut ini akan dijelaskan beberapa alasan yang wajib diketahui oleh setiap ibu hamil.

  1. Risiko Terjadinya Kelahiran Prematur

Bahaya pertama yang bisa terjadi apabila seorang ibu hamil didiagnosis terkena darah tinggi adalah risiko terjadinya kelahiran prematur. Hal ini bisa terjadi karena ketika ibu hamil mengalami darah tinggi maka risiko terjadinya komplikasi bisa semakin tinggi. Sesuatu yang pastinya akan sangat membahayakan karena bisa mengganggu keselamatan si kecil.

Biasanya operasi harus dilakukan demi mencegah komplikasi akibat tekanan darah tinggi yang berimbas pada si kecil. Untuk itulah, penting sekali dalam masa kehamilan untuk sering melakukan pemeriksaan rutin ke dokter. Selain itu, jangan lupakan untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi. Tenang saja, promo lebaran sale bisa Anda manfaatkan untuk membelinya.

  1. Risiko Bayi Lahir dengan Berat Badan Kurang

Berikutnya yang juga tidak kalah untuk diwaspadai oleh setiap ibu hamil yang terkena darah tinggi adalah risiko bayi lahir dengan berat badan kurang. Hal tersebut bukannya tanpa alasan, karena ketika dalam kandungan maka bayi tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Padahal asupan nutrisi inilah yang membentuk berat badan si kecil dan hal penting lainnya.

  1. Berisiko Terkena Placental Abortion

Salah satu mimpi buruk bagi setiap wanita yang sedang hamil adalah mengalami pendarahan hebat hingga berakhir dengan keguguran. Ternyata risiko tersebut juga bisa terjadi pada ibu hamil yang mengalami penyakit darah tinggi. Salah satu yang paling mungkin terjadi adalah risiko terkena placental abortion.

Placental abortion adalah kondisi dimana plasenta terlepas dari rahim ketika bayi masih berada di dalam. Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa membuat bayi kekurangan oksigen maupun asupan nutrisi. Hal tersebutlah yang kemudian membuat terjadi pendarahan hingga kemungkinan yang paling terburuk yaitu terjadinya keguguran pada janin.

  1. Bayi Tidak Berkembang dengan Baik

Masih dengan kondisi bayi yang kekurangan oksigen hingga asupan nutrisi maka akan berdampak pada pertumbuhannya. Bisa dibilang, bayi yang kekurangan kombinasi ini akan menganggu perkembangan mereka selama di dalam rahim. Hal tersebutlah yang kemudian membuat bayi tidak berkembang dengan baik dan tidak dalam kondisi sempurna.

Namun berbagai risiko tersebut tetap dapat dihindari apabila rajin melakukan pengecekan ke dokter. Setelah itu, jangan lupakan juga untuk memenuhi kebutuhan si kecil dengan membeli berbagai perlengkapan bayi. Tidak perlu bingung mencarinya di mana karena Orami menyediakan berbagai perlengkapi bayi yang lengkap dan juga dengan harga terbaiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *